Jejak 2009

Hari ini adalah hari terakhir dalam almanak 2009. Mulai besok kita akan memulai tahun 2010. Mulai tahun depan ada beberapa tokoh negara kita yang tak akan berkiprah lagi.

Gus DurYang paling mudah diingat adalah Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Tokoh besar dalam kancah perpolitikan Indonesia sekaligus mantan Presiden keempat kita. Di penghujung tahun ini, tepatnya 30 Desember 2009, dia wafat di RSCM. Gus Dur kita kenal sebagai sosok yang kontroversial, pluralis, dan memiliki rasa humor tinggi. Dialah orang yang menghapus diskriminasi terhadap etnis Tionghoa dan orang-orang yang dicap PKI. Selain itu dia juga kita kenal dengan ucapannya yang khas “Gitu aja kok repot”.

Selain Gus Dur, WS Rendra, Mbah Surip dan Ucok Harahap adalah tiga tokoh di bidang seni dan budaya yang meninggal dunia tahun ini.

WS Rendra, sosok penyair dan dramawan ini beberapa kali terkena cekal dan pelarangan oleh pemerintah era Orba karena karya-karyanya yang dengan berani mengkritik pemerintahan era itu. Sastrawan berjuluk Burung Merak ini meninggal pada 6 Agustus lalu di Depok.

Dan Mbah Surip, seniman jalanan yang terkenal dengan tawanya yang khas. Menyanyi di jalanan, terkenal, lalu mati. Ia tutup usia pada 4 Agustus 2009 di tengah puncak kepopulerannya. Sampai meninggal ia dikenal sebagai seseorang yang sangat bersahaja menjalani hidup.

Lalu ada Andalas Datoe Oloan Harahap atau lebih kita kenal dengan Ucok AKA. Hidupnya ia dedikasikan untuk musik rock. Dikenal dengan grupnya AKA pada era 70-an dan kolaborasinya dengan Ahmad Albar yang dijuluki Duo Kribo. Ia wafat pada tanggal 3 Desember 2009.

Yang terakhir adalah Frans Seda, seorang politisi, tokoh gereja, pengamat politik dan pengusaha Indonesia yang berdedikasi dan integritas tinggi kepada kemajuan dan kesatuan Indonesia. Tepat di penghujung tahun 2009, ia mangkat.

Mereka semua tak akan berkiprah lagi tahun depan. Tapi karya-karya mereka selama hidup akan selalu dikenang sepanjang masa.

Selamat tahun baru, semoga tahun depan lebih baik dari tahun ini.

Iklan